Tue, 03/10/2015 - 09:23
Takengon-Aceh Tengah, Kemendikbud
--- Mendikbud Anies Baswedan mengatakan ada dua jenis karakter.
Pertama, karakter moral, yakni kejujuran, keikhlasan. Kedua, karakter
kinerja, seperti sikap tangguh dan ulet. Seorang guru harus bisa
menanamkan kejujuran dalam diri siswa sebagai bagian dari pembangunan
karakter
“Jujur saja tapi pemalas, tentu tidak banyak
gunanya. Oleh karena itu untuk membangun karakter siswa guru mesti bisa
menjadi teladan. Kemudian membiasakan siswa, dan baru mendisiplinkan,”
kata Mendikbud dalam acara silaturahum dengan kepala sekolah
se-Kabupaten Aceh Tengah di Pendopo Kabupaten Aceh Tengah, Takengon,
Minggu (08/03/2015).
Dalam kesempatan itu, beberapa kepala sekolah
menyampaikan kondisi sekolahnya. Salah satunya Kepala SMA Negeri 15
Takengon, Amiruddin, yang menyampaikan kondisi sekolahnya yang meraih
prestasi baik, meski baru meluluskan dua angkatan, misalnya memiliki
tingkat kelulusan UN (Ujian Nasional) yang mencapai 100 persen.
“Untuk yang lulus UN 100 persen, mudah-mudahan jujurnya juga 100
persen,” kata Mendikbud yang disambut tawa para kepala sekolah.
Ia kembali menekankan pentingnya kejujuran karena
menjadi bagian dari pembangunan karakter. “Bila kita mendidik anak-anak
hanya pintar saja tanpa karakter moral: jujur, saya khawatir kita akan
menghasilkan para koruptor yang cerdik. Ini berbahaya,” ujarnya. Karena
itulah muncul kebijakan baru dalam UN tahun ini (2015) yang menyatakan
bahwa hasil UN tidak menjadi syarat kelulusan. Hal itu dilakukan agar
bukan hanya nilai tinggi yang dicapai tapi juga kejujuran. (Rahman Ma'mun)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar